Hansaplast Salurkan Dana Pendidikan dan Kesehatan pada 10 Anak Indonesia

Tidak semua anak mendapatkan pendidikan yang mumpuni, terutama bagi mereka anak-anak yang tinggal di daerah tertinggal dan pelosok Indonesia

Mengutip ungkapan populer Nelson Mandela bahwa Pendidikan adalah senjata paling hebat yang kamu dapat gunakan untuk mengubah dunia. Maka dari itu pendidikan sangat penting sekali bagi setiap individu

Sebagai contoh salah satu dari anak-anak yang kurang beruntung adalah Chika, anak usia 11 tahun dari Sumba Timur. Chika adalah anak yang cerdas dan berprestasi, setiap hari Ia belajar untuk menggapai cita-cita menjadi Dokter. Namun untuk pergi ke sekolah, Ia harus berjalan kaki menempuh jarak yang jauh dan medan berbukit, tidak terbayangkan sekali perjuangan Chika untuk memperoleh pendidikan

Melanjutkan peluncuran Plester Hansaplast yang telah dilengkapi Bacteria Shield, Hansaplast hadir kembali dengan berita baru mengenai donasi untuk perlindungan pendidikan dan kesehatan 10 Anak di Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Hansaplast untuk memberikan perlindungan optimum untuk seluruh keluarga Indonesia melalui produknya yang kini dilengkapi Bacteria Shield. Hansaplast membawa komitmen atas perlindungan tersebut dalam aksi nyata, yaitu memberikan donasi pendidikan dan kesehatan untuk melindungi 10 Anak di Indonesia

"Hansaplast telah berkomitmen memberikan perlindungan luka seluruh keluarga Indonesia lebih dari 100 tahun. Terutama saat ini, dimana kami membawa perlindungan ke level yang lebih tinggi dengan peluncuran Bacteria Shield. Sebagai bentuk lebih lanjut komitmen pada perlindungan, kami memberikan aksi nyata untuk mendukung dan melindungi Anak-Anak Indonesia melalui donasi dana kesehatan dan pendidikan. Donasi ini dikumpulkan dengan mengajak seluruh konsumen berpartisipasi dalam kampaye digital Bacteria Shield: Selalu Ada Melindungi Keluarga Anda, dimana 1 partisipasi = 1 donasi untuk kesehatan dan pendidikan Anak Indonesia. Bertepatan dengan peluncuran Hansaplast Plester Bacteria Shield, Hansaplast menyalurkan dana bantuan untuk 10 Anak di Indonesia melalui 1000 Guru. Kami terus berusaha meningkatkan komitmen sosial ini dengan harapan semakin banyak lagi keluarga Indonesia yang terlindungi.” - Dr. Christopher Vierhaus selaku  Marketing Director Hansaplast

Program pengumpulan donasi dilakukan Hansaplast selama 1 bulan melalui kampanye digital #SelaluAdaMelindungiKeluargaAnda. Hansaplast mengajak konsumen untuk berpartisipasi memberikan pesan mengenai perlindungan keluarga, dimana 1 partisipasi = 1 donasi untuk perlindungan kesehatan dan pendidikan Anak Indonesia

Untuk penyaluran donasi, Hansaplast bekerjasama dengan 1000 Guru untuk memastikan jangkauan donasi dapat diperlebar ke beberapa penjuru. Melalui program ini, Hansaplast telah menyalurkan donasi ke 10 Anak yang ada di Kupang, Jogja, Sumba, Sulawesi Selatan, Lampung, Bengkulu, Makassar, Banten, dan wilayah lainnya di Indonesia

Berikut ini aspek-aspek utama yang menjadi fokus dana bantuan Hansaplast untuk Anak Indonesia melalui 1000 Guru:

Tabungan Pendidikan: Pendidikan merupakan aspek utama yang menjadi sasaran bantuan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan taraf hidup Anak Indonesia

Kesehatan: Sebagai merek pertolongan pertama No. 1 di Indonesia, Hansaplast ingin memberikan akses kesehatan yang lebih baik untuk Anak Indonesia dalam bentuk dana kesehatan atau penyaluran produk-produk Hansaplast Bacteria Shield

Bantuan Sehari-Hari: Sebagian dana digunakan untuk mendukung kebutuhan pokok Anak dan keluarga sehari-hari

Besar harapan saya, semoga kelak Hansaplast bisa menjamah lebih banyak lagi daerah-daerah yang juga masih membutuhkan uluran tangan dari para dermawan. Tidak hanya dalam perawatan dan perlindungan luka, tapi juga dalam mendukung Anak Indonesia mendapatkan akses kesehatan dan pendidikan yang lebih baik, sejalan dengan komitmen Hansaplast sebagai merek pertolongan pertama, yaitu Selalu Ada Melindungi Keluarga Anda

Paddle Pop Seaventure, Nikmati Wisata Bawah Laut Bareng Si Kecil

"Bu, kita kan pernah pergi ke sana ya? Kapan dong Bu kita kesana lagi?"

Pertanyaan ini dilontarkan dengan heboh oleh Gendish ketika kita sedang melakukan virtual tour bawah laut

Masa pandemi memang mengharuskan kita sebisa mungkin agar tidak berpergian ke luar rumah apabila tidak ada hal yang sangat penting guna mengurangi penyebaran virus

Meski demikian ada alternatif kegiatan seru yang bisa dilakukan bersama si kecil selama pandemi di antaranya mengikuti sejumlah virtual tour sebagai ajang wisata edukasi, salah satunya lewat Paddle Pop Seaventure


Paddle Pop Seaventure

Rindu liburan, dua kata tersebut mungkin ada di benak banyak orang selama pandemi. Hayo siapa yang rindu liburan? Sama, kita sekeluarga juga sangat rindu liburan

Well, rindu liburan sekarang bisa terobati dengan adanya virtual tour. Kita bisa kemana saja tanpa harus meninggalkan rumah. Seperti yang kemarin aku dan Gendish lakukan, menjelajah bawah laut sambil menunggu waktu berbuka puasa tiba

Apa sih Paddle Pop Seaventure? Paddle Pop Seaventure merupakan wisata virtual bawah laut persembahan Paddle Pop yang bekerja sama dengan Jakarta Aquarium Safari. Disini kita bisa mengenal macam-macam biota laut dan fakta uniknya seperti Ikan Pari, Gurita, Ikan Paus, Kuda Laut, Dugong. Oh iya tau gak kalian bahwa Dugong memiliki lengan yang berfungsi untuk berenang dan memeluk anaknya ((manis sekali kan)). Setelah asik bertemu biota laut, Kak Sigi juga mengajak kita untuk melihat pertunjukkan teater dan mermaid show.  Bukan hanya itu kita juga bisa mengikuti berbagai aktivitas seru lainnya. Sssttt... Ada kompetisi fotonya juga loh!


Cara Ikut Main Paddle Pop Seaventure

Pasti kalian penasaran kan gimana sih caranya ikutan Paddle Pop Seaventure. Gampang banget kok! Nih, aku kasih tau caranya ya

1. Beli 4 ice cream Paddle Pop varian apa saja di Alfamart, Alfamidi, atau Indomaret

2. Jangan lupa foto dan kirim struknya ke nomor WhatsApp 0858-1223-1223 dengan format Nama#TglLahir(DD-MM-YYYY)#NoHandphoneWA Contohnya
Diah#14-08-1991#0838xxxxxx

Nanti nya setelah kita mengirimkan data diri kita akan mendapatkan kode unik untuk mengakses Paddle Pop Seaventure maksimal 3x24 jam

3. Setelah menerima kode unik, masukkan kode unik tersebut ke website www.paddlepopmainyuk.com ((gampang kan!!))

Oh iya, satu nomor WhatsApp berkesempatan mengirimkan struk yang berbeda lebih dari satu kali, kode unik dapat digunakan sebanyak maksimal tiga kali untuk mengakses situs Paddle Pop di hari yang sama maupun di hari yang berbeda. Satu kode unik dapat digunakan untuk mengakses website selama 12 jam. Setelah 12 jam, akses ke website otomatis terputus sehingga perlu memasukkan kode unik yang sama kembali, selama kuota Kode Unik masih ada

Satu kode unik hanya bisa digunakan untuk mengakses melalui satu perangkat. Apabila mengakses melalui dua perangkat (baik di waktu yang bersamaan maupun waktu yang berbeda) akan terhitung dua kali pemakaian ya :)


Membuat Oxygen Tank dan Diving Goggles

Sesudah mengikuti virtual tour Paddle Pop Seaventure, Gendish penasaran sekali sama Oxygen Tank dan Diving Goggles yang Kak Sigi pakai saat menjelajah bawah laut. So, keesokan harinya aku mengajak Gendish untuk membuat DIY Oxygen Tank dan Diving Goggles yang idenya diperoleh dari Playdate Indonesia

Oxygen Tank

Bahan yang diperlukan:
• 2 botol plastik ukuran 1 liter
• tali yang panjangnya bisa disesuaikan
• pylox
• selotip
• lem dan gunting
• kain flanel

Cara membuat:
Warnai permukaan botol dengan Pylox, tunggu hingga mengering, setelah kering tempelkan selotip ke tiga bagian botol (atas, tengah, bawah), rekatkan kedua botol menggunakan lem, tempelkan kain flanel di salah satu sisi botol (seperti gambar), kemudian tempelkan ujung tali diatasi kain flanel sehingga membetuk tali ransel. Yeaay Oxygen Tank siap digunakan deh

Diving Goggles


Bahan yang diperlukan:
printable kacamata snorkel dan pipa snorkel yang bisa di cari di Google
• gunting
• tali karet secukupnya
• pembolong kertas

Cara membuatnya, cukup gunting printable sesuai pola kemudian setelah menjadi bentuk   kacamata snorkel dan pipa snorkel bolongkan sisi kanan dan kirinya, lalu kaitkan tali karetnya sesuai ukuran kepala anak

Wohooo, Oxygen Tank dan Diving Goggles sudah jadi. Gampang kan cara membuatnya, sekarang Gendish siap deh menjelajah bawah laut bersama Paddle Pop Seaventure dan Jakarta Aquarium Safari. Buat teman-teman ikutan juga keseruannya yuk!



Launching Produk Alatté Beauty

Perempuan dan makeup adalah dua hal yang tidak bisa terlepaskan. Setuju? Ya, pastinya. Bagaimana tidak, makeup dapat berfungsi sebagai alat mempercantik diri yang mampu menutupi kekurangan wajah dalam sekejap

Dua produk makeup yang hampir dimiliki oleh semua perempuan yaitu pensil alis dan lipstik. Duet maut ini merupakan separuh nyawa bagi sebagian besar perempuan. Tak ayal banyak perusahaan kosmetik menghadirkan warna-warna lipstik terbarunya dan banyak sekali inovasi pensil alis yang dibuat

Menurut data dari kementerian perindustrian, pada tahun 2019 industri kosmetik di Indonesia bertumbuh sebesar 7%. Hal ini memperlihatkan jika masyarakat Indonesia sudah mulai tertarik dengan kosmetik. Situasi ini juga didukung dengan banyaknya merek - merek kosmetik lokal baru yang bermunculan serta banyaknya konten-konten kosmetik pada sosial media di Indonesia

Picture by Alatté Beauty

Melihat keadaan ini PT. Aurora Cantika Globalindo yang merupakan bagian dari Gayo Capital yang menghadirkan sebuah brand kosmetik lokal baru. Brand kosmetik lokal ini diberi nama Alatté. Gayo Capital sadar bahwa produsen Indonesia patut mendapatkan dukungan dan posisi yang layak dan menggunakan kekuatan industri hilir B2C saat ini khususnya eCommerce marketplace yang mendapatkan pendanaan besar dari para pemodal baik lokal maupun asing. Dana marketing dan dukungan ekosistem industri hilir tersebut bisa menjadi dukungan bagi produsen dan brand lokal dimana Alatte bisa menjadi awal yang baik bagi Gayo Capital masuk ke industri “life-style” khusus produsen dan umkm Indonesia. Dengan harapan Alatté dapat mendorong dan memajukan industri kosmetik lokal Indonesia

Bertepatan dengan memperingati hari kelahiran pahlawan wanita Indonesia, yaitu Ibu Kartini (21/4) Alatté melakukan launching produk untuk pertama kalinya, dengan mengusung tema Respect Yourself yang menghadirkan spirit dari legenda cerita rakyat yang sangat hangat ditelinga wanita Indonesia

"Alatté memiliki tagline beauty rises on your command. Melalui tagline ini kami ingin menjawab problema bahwa masih banyak generasi muda yang tidak menyadari potensi dan kekuatan mereka sendiri. Padahal penting untuk kita menguatkan potensi diri, mencintai serta menghormati diri kita sendiri, sehingga berkesempatan memiliki kehidupan yang lebih sukses di masa mendatang," - Dyah Prastiti selaku pendiri Alatté

 

Alatté Lip Veil

Salah satu dari dua produk perdana yang dirilis oleh Alatté Beauty adalah Lip Veil. Lip cream ini memiliki 6 variasi warna yang sangat cocok dengan tone orang asia, khususnya Indonesia. Warna tersebut ada Petals (mid-tone pink), Pansy (classic red), Meadow (warm peach), Fawn (warm muted brown), Willow (deep red brown), dan Eris (terracotta rose). Nah, produk dari Alatté Beauty ini telah terdaftar di BPOM dengan harga terjangkau Rp. 129.000 yang bisa kalian beli di Webstore dan Shopee

Picture by Alatté Beauty

Kebetulan banget aku punya dua side wara dari Lip Veil-nya Alatté Beauty, yaitu Petals dan Meadow

Packaging dan Tekstur
Alatté Beauty Lip Veil memiliki wadah dengan warna dove yang memberikan kesan mewah, dan Lip Veil ini pada awal membelinya dibungkus dengan menggunakan kardus dengan perpaduan warna ungu dan putih yang manis sekali. Untuk teksturnya sendiri Alatté Veil memiliki formula yang creamy dengan hasil velvet yang lembut dan tidak lengket. Walaupun memiliki tekstur yang creamy tetapi formula nya tetap terasa ringan di bibir. Buat kalian yang mau tau tentang produk-produk Alatté Beauty, kalian bisa akses instagramnya di @alatte.beauty





Yuk, Tetap Lengkapi Vaksinasi Anak Selama Pandemi



Buibu, siapa nih yang sudah melengkapi vaksinasi si kecil?

Setelah melahirkan, salah satu hal yang wajib dilakukan oleh para ibu adalah membawa sang buah hati untuk memperoleh vaksinasi. Vaksinasi itu sendiri merupakan proses pemberian vaksin melalui suntikkan maupun diteteskan ke dalam mulut untuk meningkatkan produksi antibodi guna menangkal penyakit

Namun sayangnya, masih banyak kelompok antivaksin. Mereka beranggapan bahwa vaksinasi sama saja dengan memasukkan kedalam tubuh. Apalagi sejak pandemi COVID-19 kegiatan vaksinasi pun menurun drastis. Bila hal ini dibiarkan terus-menerus memungkinkan terjadinya wabah penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan vaksinasi

Bertepatan dengan World Immunization Week yang diperingati setiap tahunnya di ninggu terakhir bulan April, Kenapa Harus Vaksin bersama dengan TheAsianparent mengadakan webinar dengan tema 101 Vaksinasi Anak, #LindungikuLindungimu pada tanggal 30 April 2021



Webinar yang dipandu oleh Sissy Prescillia dan dengan narasumber dr. Attila Dewanti, sangat memberikan insight yang banyak mengenai vaksinasi untuk peserta webinar khususnya saya


Kenapa Harus Vaksin

Kenapa Harus Vaksin? Banyak sekali orangtua mempertanyakan hal seperti ini, bahkan banyak sekali yang beranggapan "anakku gak vaksinasi, tapi tetap sehat kok!"

Well, tahukah buibu, dengan cakupan vaksinasi lengkap akan membentuk kekebalan kelompok, sehingga bila sudah banyak orang yang vaksinasi maka akan membuat orang-orang disekitarnya yang terlindungi dari penyakit tersebut dan dengan vaksinasi dapat mencegah lebih dari 26 penyakit

"Tagar LindungikuLindungimu artinya Vaksinasi tidak hanya memberikan perlindungan untuk orang yang divaksinasi tapi juga memberikan perlindungan untuk orang lain yang ada disekitar kita," - dr. Attila


Selain mencegah penyakit, vaksin dapat mencegah 2-3 juta kematian, sehingga dapat menyelamatkan orang. So, bisa disimpulkan bahwa vaksin aman ya buibu


Jadwal Vaksin

Mengikuti webinar tentang vaksin, pikiran saya langsung melayang pada jadwal vaksin booster yang seharusnya anak saya dapatkan beberapa bulan lalu. Dokter Attila juga menegaskan bahwa vaksin booster sangat perlu diberikan karena vaksin ini bertujuan memberikan antibodi bagi anak. Setelah vaksinasi, antibodi si kecil akan meningkat. Tetapi suatu saat antibodi tersebut akan turun lagi, sehingga harus diberikan vaksin ulangan (booster), agar antibodi akan meningkat kembali sehingga si kecil tidak mudah terserang penyakit

Nah, buat para buibu yang sampai saat ini hanya memberikan vaksin dasar, ternyata masih ada vaksinasi tambahan loh untuk membantu mengoptimalkan kekebalan tubuh si kecil. Salah satunya adalah vaksin influenza yang merupakan vaksin untuk balita mulai dari usia 6 bulan dan dilakukan pengulangan setiap satu  tahun sekali. Vaksin ini juga bisa diberikan untuk orang dewasa untuk melindungi diri dari penyakit flu

Pandemi covid membuat orangtua enggan membawa si kecil vaksinasi karena takut tertular virus corona. Nah berikut ini merupakan tips yang bisa buibu lakukan ketika ingin membawa si kecil vaksinasi saat pandemi

1. Periksa kesehatan si kecil

Pastikan anak dalam kondisi sehat sebelum melakukan kunjungan vaksinasi

2. Cukup satu pendamping

Dulu sebelum pandemi, membawa si kecil vaksinasi wajib hukumnya juga membawa sang ayah. Tetapi disaat situasi seperti ini kita harus wajib membatasi pendamping ketika ingin kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan

3. Kenakan masker dan patuhi protokol kesehatan

Jangan lupa terapkan protokol 3M serta perhatikan etika batuk dan bersin ketika berada di fasilitas pelayanan kesehatan

4. Tanyakan pada dokter apakah ada ruang terpisah

Utamakan kunjungan vaksinasi ke fasilitas pelayanan kesehatan yang memisahkan pasien sehat dengan pasien sakit

Setelah selesai melakukan vaksinasi dan kembali kerumah kita juga wajib jaga kebersihan dengan melakukan hal-hal berikut ini:

Yuk, buibu mari kita lengkapi vaksinasi anak-anak kita !!